Mengenal sosok Diego Maradona

02/09/2015 by pipen | Filed under Sbobet.

3-diego-maradona

Trivia tentang Diego Maradona memperlihatkan bahwa dia lahir di Buenos Aires pada tahun 1960 dan, sejajar dengan Pele, dianggap sebagai salah satu dari dua pemain bola terhebat sepanjang masa. Di Amerik Selatan, tidak ada olah raga lain selain sepak bola yang paling sering dibicarakan, dan Diego Maradona selama bertahun-tahun telah jadi salah satu sosok paling penting dalam olah raga tersebut. Dia baru berusia sepuluh tahun ketika pemandu bakat professional memperhatikan dia dan berusaha memberikan dia kesempatan lebih untuk mengembangkan bakatnya tersebut, dan fakta lainnya adalah Diego Maradona baru berumur lima belas tahun ketika dia mendapatkan kesempatan bermain professional bersma Argentinos Juniors.

Jumlah tim yang dia bela juga mungkin jadi bagian menarik dari Diego Maradona bagi siapa saja yang telah mengikuti karirnya. Setelah bermain untuk Argentinos Juniors, dia kemudian dibeli oleh Boca Juniors. Dia kemudian jadi pemain terbaik yang pernah dibeli saat itu ketika dia dijual ke Barcelona. Meski demikian hubungannya dengan Barcelona sempat bermasalah, dan justru di Italia, di Napoli di mana dia menjalani musim paling suksesnya. Tim lain meliputi Sevilla, Newells Old Boys, dan kemudian kembali ke Boca Juniors.

Selain bermain secara profeisonal di tingkat tim, Maradona juga memiliki kesuksesan di ajang PIala Dunia untuk tim nasinoal Argentina. Sejauh ini tercatat dia sudah bermain di empat Piala Dunia. Dia juga jadi bagian terpenting dalam perjalanan tim nasional Argentina menjuarai Piala Dunia 1986, dan menjadi runner up di Piala Dunia edisi 1990.

Maradona memiliki hidup yang dipenuhi dengan banyak kontroversi. Selama karir profesionalnya dia sering keluar masuk masalah; termasuk penangkapan, karena masalah dengan obat-obatan. Selain itu, dia juga terkenal punya kepribadian temperamental dan sulit melebur. Ketika FIFA menyelenggarakan pemungutan suara untuk memiliki pemain terhebat FIFA, hasil pertama dari pemungutan suara tersebut adalah untuk Maradona, sampai FIFA memutuskan untuk membuat panel pakar sepak bola dan membuat pilihan sendiri, yang akhirnya memutuskan jika gelar tersebut seharusnya jatuh kepada Pele.

Related Posts:

  • No Related Posts

Comments are disabled